Tangga seratus dan Goa Tangga Seratus

Objek wisata ini  terletak di jalan sutoyo siswomiharjo kelurahan pasar baru dan yang paling menonjol pada peninggalan sejarah dari masa penjajahan Belanda. Objek ini dikenal dengan nama Tanggo Saratus walau pada kenyataannya jumlah tangga yang ada berjumlah 293 anak tangga. Juga terdapat goa dilereng bukit dibawah tangga seratus. Berbentuk terowongan dan mempunyai dua pintu yang menghadap ke arah selatan. Dinding gua terbuat dari batu andesit muda dan selalu lembab karena tetesan air yang berasal dari dinding atas.

 

Gua Sikaje-kaje

Gua ini terletak di lereng bukit sikaje-kaje, Kelurahan Aek Manis. Gua ini berbentuk terowongan setengah lingkaran dan mempunyai dua pintu. Didalam gua terdapat empat rongga, yang  diperkirakan sebagai tempat menginterogasi tawanan pada masa penjajahan.

 

Benteng Sihopo-hopo

Terletak di Kelurahan Aek Manis, benteng ini berbentuk segi empat dan terbuat dari beton cor. Pintu masuk kesini ada dua buah, terletak di sisi barat dan sisi timur. Dibagian atas kedua pintu terdapat lubang yang diperkirakan sebagai bekas daun pintu. Ruangan dalam terdiri dari dua ruangan dan benteng berbentuk segi empat, masing-masing memiliki tiga buah lubang angin.

 

Benteng Bukit Ketapang

Terletak di Kelurahan Sibolga Ilir  dan terdiri dari enam benteng dan sebuah lubang yang diduga lubang angin dari benteng tersebut. Dua terletak di bukit,dan tiga lagi diatas bukit ditambah sebuah fondasi yang merupakan bekas benteng.